Penulis Cilik Mampu Hasilkan 42 buku di Usia 13 Tahun

Penulis Cilik Mampu Hasilkan 42 buku di Usia 13 Tahun

Diposting pada

Penulis Cilik Mampu Hasilkan 42 buku di Usia 13 Tahun

Tuna Loin Suppliers Indonesia. Jika pada usia sekolah dasar anak-anak masih suka bermain dan menghabiskan waktunya untuk bersantai dirumah. Berbeda halnya dengan Fayanna Ailisha Davianny, remaja ini adalah penulis buku ciliki yang sudah menghasilkan 42 buku di usianya yang baru menginjak 13 tahun. Bakat dan juga hobinya ini mampu memberikan motivasi dan juga inspirasi pada anak-anak yang juga ingin melakukan hal bermanfaat sepertinya.

Penulis Cilik Mampu Hasilkan 42 buku di Usia 13 Tahun

Fayanna mulai menulis sejak usianya masih sangat dini yaitu berusia 7 tahun. Awal mula bakatnya ini ia sadari saat mencoba untuk ikut partisipasi dalam lomba menulis cerpen dari sebuah penerbit buku dengan tingkat nasional. Tuna Loin Suppliers Indonesia. Saat mengikuti lomba tersebut Fayanna berusia 8 tahun.

Hobi menulis ini muncul tidak lepas dari peran kedua orang tua dari Fayanna. Ia mengaku bahwa orang tuanya telah membiasakan dirinya untuk dibacakan cerita sejak berusia satu tahun. Tuna Loin Suppliers Indonesia. Sesudah bisa membaca Fayanna mulai untuk membaca buku sendiri. Dari hobi membaca itulah ia mendapatkan hobi menulis buku sesuai dengan ilmu yang ia dapat dari setiap buku yang dibacanya.

Tuna Loin Suppliers Indonesia. Hal tersebut dikatakan sendiri oleh Fayanna saat ditemui pada acara “ayo menulis bersama sidu” pada hari selasa 8 Mei 2018. Kegiatan tersebut berlangsung di Kawasan Kebon Sirih, Jakarta. Ia mulai mengikuti acara yang berkenaan dalam hal dunia tulis menulis sekadar untuk meningkatkan pengalaman serta pengetahuannya tentang hal tersebut.

Pada saat itu Fayanna memulai menulis hanya dengan bermodalkan buku tulis tanpa perangkat memadai seperti komputer. Tuna Loin Suppliers Indonesia. Berkat dukungan dan juga pujian ibunya yang selalu mengatakan bahwa tulisannya bagus membuat semangat Fayanna semakin membara.

Fayanna menjadi peserta lomba termuda pada saat itu. Sejak lomba tersebut ia mulai menekuni dunia tulis menulis yang selalu di dukung oleh orang tuanya terutama dari sang ibu. Tuna Loin Suppliers Indonesia. Saat itu ia berhasil mendapat juara ke 2 dan karyanya langsung diterbitkan pada oktober 2013. Itu meruapakan karya pertama Fayanna yang berjudul “Tersandung Hobiku”.

Tuna Loin Suppliers Indonesia. Dari buku pertama tersebut ia selalu termotivasi untuk menciptakan lebih banyak karya hasil dari buah pikirannya sendiri. Fayanna juga mengembangkan ilmunya tidak hanya untuk menambah kosakata yang baik namun juga ia mempelajari cara menulis buku yang baik dan benar.

Fayanna berkata setelah ia menjadi pemenang, penerbit yang berhasil ia kenal tersebut mengajarinya bagaimana cara menulis yang baik dan benar. Tuna Loin Suppliers Indonesia. Mereka juga memberikan pelatihan yang cukup untuknya dengan mengikuti les selama 3 bulan. Di sana ia belajar bagaimana cara menulis. Lalu akhirnya ia diajarkan untuk menulis menggunakan laptop pada usianya.

Semenjak itu Fayanna mulai mengembangkan ilmu dan pengetahuannya dalam bentuk berbagai macam tulisan. Hingga mampu membuat orang tuanya bangga. Sampai saat ini Fayanna yang masih duduk di kelas 1 SMP sudah mampu menghasilkan 42 karya bukunya yang sudah diterbitkan. Tuna Loin Suppliers Indonesia.

Dari kisahnya tersebut banyak anak lain yang ingin menjadi penulis cilik merasa termotivasi untuk mengikuti jejak Fayanna sang penulis cilik yang kini sudah beranjak dewasa. Jangan lupa untuk selalu dukung anak, adik, atau sanak saudara yang ingin mengembangkan hobinya menjadi lebih bermanfaat. Seperti yang dialami Fayanna dari kisahnya di atas. Tuna Loin Suppliers Indonesia.

https://www.liputan6.com/health/read/3513774/tulisan-tangan-antarkan-penulis-muda-hasilkan-42-buku-di-usia-13-tahun

http://www.tunaloinsupplier.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *